Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Seisme Adalah : Klasifikasi Gempa Bumi , Proses Terjadinya dan Macam Seisme / Gempa Bumi


Pengertian Seisme

Seisme adalah getaran di permukaan bumi. Ilmu tentang gempa bumi adalah seismologi. Pengertian seisme identik dengan pengertian gempa bumi. Sumber gempa yang terdapat di dalam bumi disebut hiposentrum. Sumber gempa yang terdapat di permukaan bumi/dasar laut disebut episentrum. Skala gempa bumi: Skala Omari, Skala Richter, Skala Cancani, dan Skala Mercall

 

Baca Juga: Batuan Sedimen Organik Adalah : Tabel Jenis batuan, Material Penyusun, Jenis Batuan Sedimen Organik Dan Contohnya

 

Klasifikasi Gempa Bumi (SEISME)

1.Menurut Kedalaman Pusat Gempa (Hiposentrum)

  • Gempa Bumi Dalam

Gempa bumi dalam adalah suatu gempa bumi yang hiposentrumnya itu berada lebih dari 300 kilo meter di bawah permukaan bumi. Gempa bumi dalam ini pada dasarnya ini tidak terlalu berbayaha. Tempat yang sudah pernah mengalami adalah di bawah laut jawa, laut sulawesi, serta laut flores.

  • Gempa Bumi Menengah

Gempa bumi menengah adalah suatu gempa bumi yang hiposentrumnya itu berada dintara 60 km sampai dengan 300 km di bawah permukaan bumi. Gempa bumi menengah tersebut pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan serta juga getarannya lebih terasa.

  • Gempa Bumi Dangkal

Gempa Bumi Dangkal adalah suatu gempa bumi yang hiposentrumnya tersebut berada kurang dari 60 kilo meter dari permukaan bumi. Gempa Bumi tersebut biasanya menyebabkan kerusakan yang besar.

2.Menurut Gelombang atau Getaran Gempa

  • Gempa Akibat Gelombang Primer

Gelombang primer (gelombang longitudinal) adalah suatu gelombang  atau juga getaran yang merambat di tubuh bumi  ialah dengan kecepatan diantara 7-14 km per detik. Getaran tersebut berasal dari hiposentrum

  • Gempa Akibat Gelombang Sekunder

Gelombang Sekunder (gelombang transversal) adalah suatu gelombang / getaran yang merambat, seperti gelombang primer ialah dengan kecepatan yang sudah berkurang, yaitu 4 sampai dengan 7 km per detik. Gelombang sekunder tersebut tidak bisa merambat melalui lapisan cair.

  • Gempa Akibat Gelombang Panjang

Gelombang Panjang adalah suatu gelombang yang merambat yang melalui permukaan bumi pada kecepatan 3-4 km per detik. Gelombang tersebut berasal dari episentrum (titik pada permukaan bumi yang berada tepat diatas pusat gempa) serta juga gelombang inilah yang banyak menimbulkan kerusakan.

 

 Proses Terjadinya Seisme

Seisme atau gempa bumi terjadi karena lempeng-lempeng kerak bumi bergerak perlahan saling bergesekan, menekan, dan mendesak bebatuan.Akibatnya, tekanan bertambah besar. Jika tekanannya besar, bebatuan di bawah tanah akan pecah dan terangkat. Pelepasan tekanan ini merambatkan getaran yang menyebabkan gempa bumi.

Setiap tahun, terjadi sekitar 11 juta gempa bumi dan 34.000-nya tergolong kuat.Beberapa gempa terbesar di dunia terjadi karena proses subduksi. Dalam proses ini, terjadi tumbukan antara dua lempeng dengan salah satu lempeng kerak bumi terdorong ke bawah lempeng yang lain.Lempeng samudra di laut menumbuk lempeng benua yang lebih tipis di darat. Lempeng samudra yang jatuh dan bergesekan dengan lempeng di atasnya, melelehkan kedua bagian lempeng.Tumbukan menghasilkan gunungapi dan menyebabkan gempa bumi.

 

Macam Seisme / Gempa Bumi

1. Gempa Vulkanik

Gempa vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan karena letusan gunung berapi. Gunung berapi yang akan meletus selalu diiringi dengan gempa yang dapat menggetarkan permukaan bumi, hal ini terjadi karena adanya pergerakan dari magma yang akan keluar dari perut bumi pada saat gunung akan meletus. Ketika magma bergerak menuju permukaan gunung berapi, maka ia akan bergerak ke atas sekaligus memcahkan bebatuan yang ada di dalam perut gunung berapi.Inilah yang menyebabkan terjadinya getaran yang cukup kuat dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan gempa bumi. Selain akibat dari tumbukan antara magma dengan dinding gunung berapi, gempa vulkanik ini juga disebabkan karena adanya tekanan gas pada letusan yang sangat kuat dan terjadi perpindahan magma di dalam dapur magma.

2. Gempa Runtuhan

Gempa runtuhan adalah gempa lokal yang terjadi apabila suatu gua di daerah topografi karst ataupun di daerah pertambahan runtuh, secara umum gempa ini banyak terjadi di daerah yang memiliki banyak rongga di bawah tanah. Adapun contohnya adalah daerah kapur yang memiliki banyak sungai atau gua dibawah tanah yang tidak dapat menahan atap gua dan juga di daerah pertambangan yang memiliki banyak rongga-rongga dibawah tanah yang biasanya digunakan untuk mengambil bahan tambang.

3. Gempa Tektonik

Gempa tektonik adalah gempa yang terjadi karena adanya pergeseran antara lempeng-lempeng tektonik yang letaknya berada jauh dibawah kulit permukaan bumi. Pergeseran lempeng-lempeng inilah yang menimbulkan energi yang keluar menjadi lebih besar sehingga terjadilah guncangan yang biasanya kita rasakan. Gempa tektonik ini seringkali terjadi di laut Samudera Hindia yang merupakan wilayah pertemuan antara El Nino dan La Nina yang nantinya akan memberikan dampak di wilayah yang berada di pesisir pantai.

 

Baca Juga: Pengertian Ekstrusi Magma Adalah : Proses Terjadinya, Macam-Macam, Dampak dan Contoh Ekstrusi Magma

 

Demikian Penjelasan Tentang  Pengertian Seisme Adalah : Klasifikasi Gempa Bumi ,  Proses Terjadinya dan Macam Seisme / Gempa Bumi . Jangan Lupa selalu kunjungi Ilmuips.my.id untuk mendapatkan Artikel Lainnya. Terimakasih

 

 Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Seisme

  • pengertian eksogen
  • pengertian tsunami
  • pengertian antiklin
  • pengertian tektonisme
  • penyebab seisme
  • contoh seisme
  • seismograf adalah
  • endogen adalah

Post a Comment for "Pengertian Seisme Adalah : Klasifikasi Gempa Bumi , Proses Terjadinya dan Macam Seisme / Gempa Bumi"