Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Sistem Operasi Komputer Beserta Fungsi, Macam, Jenisnya dan Contohnya

Pengertian Sistem Operasi dan Fungsinya Via: Alladsnetwork.web.id

Pengertian Sistem Operasi

Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.Perkembangan OS (Operating System) Berawal dari altair, yaitu perangkat komputer pertama ketika pada tahun 1975 yang menggunakan OS CP/M & kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis jadi MS-DOS, Sserta berkembang dari MS-DOS versi 1.0 tahun 1981 sampai dengan MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 lalu sampai saat ini microsoft telah mengeluarkan beberapa sistem operasi (OS) mulai dari Ms-windows, sampai dengan yang terbaru saat ini windows 8.
 
 

Pengertian Sistem Operasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian sistem operasi menurut para ahli. Berikut penjelasan selengkapnya.
  • Iim Rusyams
Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem termasuk menjalankan program aplikasi.
  • M. Suyanto
Sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen software yang berfungsi untuk mengontrol seluruh kegiatan dalam komputer.
  • Abas A. Pangera
Sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen kerja dan memuat metode kerja yang dipakai untuk memanfaatkan mesin sehingga dapat bekerja sesuai yang diinginkan.
 


Sejarah Sistem Informasi

Menurut pendapat dari Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang amat pesat serta dapat dibagi menjadi empat generasi dan satu generasi lanjutan, antara lain ialah sebagai berikut:

1. Generasi pertama (1945 – 1955).

Sistem operasi pada generasi pertama adalah awal mula dari perkembangan sistem komputasi elektronik yang digunakan sebagai pengganti dari sistem komputasi mekanik.
Sistem yang ada di komputer dilakukan secara manual karena belum terdapat sistem operasi secara otomatis. Hal itu berarti OS belum mendukung layanan pekerjaan yang bisa dikerjakan pada 1 rangkaian.

2. Generasi ke-dua (1955 – 1965).

Pada generasi ke-dua sistem komputer telah memperkenalkan yang namanya BPS (batch processing sistem) yakni task yang dikerjakan pada satu rangkaian, kemudian akan dieksekusi secara berurutan.
Meski sistem komputer belum dilengkapi dengan adanya sistem operasi, namun ada beberapa fungsi sistem operasi yang sudah ada.

3. Generasi ke-tiga (1965 – 1960).

Di generasi ketiga perkembangan sistem operasi sudah berkembang untuk melayani banyak pengguna dalam satu waktu.
Yang mana pengguna atau user bisa berkomunikasi melalui terminal secara online ke komputer lain, sehingga sistem operasi dapat dikatakan menjadi multi user (banyak digunakan oleh user sekaligus).
Sementara untuk multi programing (atau melayani banyak program dalam satu waktu).
Sehingga bisa kita tarik kesimpulan jika generasi ini OS telah mendukung adanya layanan Multi-Programming, Multi-User serta Batch Proccessing System (Multi-Task).

4. Generasi ke-empat (1980an – pasca 1980an).

Seperti yang telah kita ketahui, sistem operasi dimanfaatkan untuk penunjang jaringan komputer. Yang mana user atau pengguna menyadari keberadaan komputer – komputer yang saling terkoneksi satu sama lain.
Pada generasi keempat ini telah diperkenalkan adanya Graphical User Interface yang disingkat sebagai GUI.
Hal itu berarti OS sudah mempunyai tampilan yang sudah bermodalkan mouse. Dimana End-User bisa menjalankan aplikasi/ software/ program.

5. Generasi “Selanjutnya”

Di generasi selanjutnya sudah diperkenalkan yang namanya Sistem di dalam suatu Sistem Operasi, serta telah ada suatu uSistem Operasi yang bergerak (Mobile) yang bekerja pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, atau yang lainnya.
Di generasi ini juga telah diperkenalkan teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual. Sehingga dalam suatu jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi dalam device yang fungsinya menjadi Server.
Serta juga telah diperkenalkan adanya Cross Platform Operating System yang berarti bisa menggabungkan 2 Sistem Operasi yang berbeda sekaligus seperti: Linux dengan Windows.


Bagian dalam Sistem Operasi

Sistem Operasi terdiri dari beberapa bagian umum, antara lain :
  • Mekanisme Boot, yakni meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel adalah inti dari sebuah Sistem Operasi.
  • Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna.
  • Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.

Fungsi Sistem Operasi

Sebagai suatu perangkat lunak dalam komputer, sistem operasi memiliki beberapa fungsi penting dan tanpa adanya sistem operasi maka komputer tidak dapat menjalankan program dan fungsinya. Beberapa fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai berikut :

1. Menjalankan operasi dasar

Fungsi utama dari sistem operasi adalah menjalankan operasi dasar pada komputer. Sistem ini dinilai sebagai komponen vital yang mendasari kerja perangkat lunak atau software lainnya.
Sebelum aplikasi berjalan dan dapat berfungsi pada suatu komputer, maka sistem operasilah yang memungkinkan program atau aplikasi tersebut dapat berjalan dan ditampilkan kepada pengguna atau user yang menggunakan perangkat komputer tersebut.

2. Mengatur kerja hardware dan software

Bisa dikatakan bahwa sistem operasi adalah Resource Manager dalam perangkat komputer.
Maksudnya, sistem operasi berfungsi mengontrol fungsi perangkat keras seperti memori, CPU, harddisk, dan perangkat keras lainnya dan juga mengatur fungsi program software agar terhubung dengan perangkat keras tersebut.

3. Wadah program atau aplikasi

Aplikasi-aplikasi yang ada dikomputer memang tersimpan dalam perangkat penyimpanan akan tetapi sebenarnya aplikasi atau program tersebut berada dalam wadah yang merupakan sistem operasi itu sendiri. Aplikasi tersebut melekat pada sistem operasi dan tidak bisa berfungsi tanpa adanya sistem operasi tersebut.
Secara analogi, sistem operasi adalah suatu lantai dimana suatu barang diletakkan agar barang tersebut dapat digunakan misalnya sebuah meja yang diletakkan diatas lantai, meja tidak dapat berfungsi jika tidak ada lantai yang mendasarinya bukan?

4. Menyajikan tampilan

Tampilan yang kita lihat dilayar komputer maupun gadget adalah hasil dari pengoperasian OS atau sistem operasi. Dengan kata lain, sistem operasi memudahkan aplikasi berjalan sekaligus menampilkannya pada monitor layar komputer atau menterjemahkan bahasa pemrograman yang berasal dari CPU kemudian menampilkannya dalam bentuk teks, grafis dan tampilan lainnya yang mudah dimengerti.
Sistem operasi juga berperan sebagai suatu interface atau tatap muka antara pengguna dengan perangkat keras yang digunakannya.

5. Mengkoordinasi kerja perangkat komputer

Selain mengatur perangkat keras dan perangkat lunak agar terhubung satu sama lain, sistem operasi juga berfungsi mengkoordinasikan segala hal didalam komputer terutama menyusun program yang sifatnya kompleks menjadi lebih sederhana dan berurutan. Sistem operasi memudahkan suatu aplikasi agar dapat bekerja dengan lebih efisien.

6. Mengoptimalkan fungsi perangkat komputer

Fungsi lain dari sistem operasi atau OS adalah mengoptimalkan penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Misalnya dalam hal mengatur waktu berfungsinya CPU, pemanggilan data yang tersimpan dalam memori harddisk, ataupun mengatur waktu yang digunakan untuk koneksi dalam terminal.

7. Mengawasi dan melindungi jalannya suatu fungsi program

Sistem operasi memungkinkan user yang memiliki hak untuk mengakses komputer menjalankan suatu program dan mengendalikan siapa yang bisa mengakses program tersebut atau yang dikenal sebagai fungsi Gate Keeper. Tidak hanya mengendalikan user dalam mengakses sistem atau program, sistem operasi juga mengawasi segala hal yang dilakukan user dalam mengakses sistem program dalam komputer.



Komponen Utama Sistem Operasi

Sebelum sistem operasi ditemukan(1940an),komputer hanya bisa menjalankan satu aplikasi dan aplikasi tersebut dirancang dan dibuat untuk spek hardware tertentu,memindah aplikasi dari komputer satu ke yang lain sangatlah sulit,beda sedikit spek saja aplikasi sudah error.Untuk berganti aplikasi harus restart komputer dan mengganti storage (dulu belum ada OS dan belum multi tasking).
Setelah sistem operasi ditemukan dan terus dikembangkan hingga saat ini,komputer sudah bisa diinstall dan menjalankan banyak program/aplikasi (multi tasking).Sistem operasi terdiri dari banyak komponen dengan fungsi yang spesifik , ada 3 komponen utama dalam sistem operasi antara lain :
  • Kernel – Kernel merupakan inti dari sistem operasi komputer,bahkan kernel lah yang pantas disebut sebagai sistem operasi,sedangkan yang lain hanyalah fitur pelengkap.Kernel menyediakan control dasar atas hardware komputer.Kernel bertugas sebagai jembatan komunikasi antara aplikasi yang kamu gunakan dengan hardware komputermu,jadi apliksi yang kamu gunakan tidak mengakses dan menggunakan hardware secara langsung,tapi kernel lah yang memverifikasi request dari aplikasi dan mengakses hardware komputermu untuk tujuan keamanan.
  • User Interface /Shell– Antar muka sistem operasi/shell memungkinkan user /pengguna untuk berinteraksi dengan komputer dan memanfaatkan nya untuk keperluan tertentu sesuai dengan aplikasi yang dijalankan. Untuk berinteraksi dengan komputer kamu bisa menggunakan GUI shell (Graphical User Insterface) seperti di windows mu dan CLI shell (Command Line Interface ) seperti di linux shell atau command promt windows.
  • API (Application programming interface) – Dengan mengunakan API yang diseiakan oleh sistem operasi seorang developer akan lebih mudah untuk membuat program nya berinteraksi dan mengakses fitur yang disediakan oleh sistem operasi.Jika user interface disediakan sebagai sarana untuk interaksi antara user dan komputer,API disediakan agar aplikasi lain bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan sistem operasi itu sendiri.




Macam – Macam Dan Jenis Sistem Operasi Komputer Via: kumpulansurat.web.id

Jenis – Jenis Sistem Operasi Komputer

1. Sistem Operasi Stand Alone

Merupakan jenis sistem operasi komputer yang cukup lengkap, sistem operasi ini dapat berdiri sendiri dan memiliki fitur – fitur cukup lengkap. Selain itu sistem operasi dapat digunakan untuk single user dan juga multi user. Beberapa contoh dari sistem operasi stand alone diantaranya adalah Ms. Windows, Linux dan Mac Os.

2. Sistem Operasi Live CD

Jenis sistem operasi yang satu ini cukup ringan untuk dijalankan, hal ini dikarenakan ukurannya yang terbilang cukup kecil. Untuk menjalankannya sistem operasi ini hanya perlu menggunakan perangkat CD / DVD room tanpa perlu menginstal secara permanen di komputer.
Akan tetapi kekurangan dari sistem operasi ini yaitu fitur – fiturnya tidak selengkap sistem operasi stand alone. Beberapa contoh sistem operasi live CD antara lain Knoppix, Win XP Live CD dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Sistem Operasi Embedded

Jenis sistem operasi komputer yang satu ini memiliki fungsi tertentu dan cukup spesifik, sistem operasi ini tertanam langsung pada komputer dan tidak bisa berdiri sendiri. Beberapa contoh sistem operasi Embedded antara lain JavaOS, Embedded Linux, LynxOS, eCOS dan masih banyak yang lainnya.

4. Sistem Operasi Jaringan

Sistem operasi jaringan merupakan sebuah sistem operasi yang khusus dibuat untuk menangani keperluan jaringan. Beberapa layanan ditawarkan dari sistem operasi jaringan diantaranya adalah Sharing Printer, DNS Service, Http Service dan masih banyak yang lainnya. Beberapa contoh sistem operasi komputer jaringan antara lain Windows Server, Novell NetWare dan Red Had.
Dari sini sobat komputer pastinya sudah mengetahui jenis – jenis sistem operasi komputer, dan dibawah ini kita akan lanjutkan dengan macam – macam sistem operasi komputer banyak digunakan.


Macam – Macam Sistem Operasi Komputer

1. Unix

Unix merupakan sebuah sistem operasi komputer pertama yang pernah dibuat, sistem operasi ini dikenal dengan sistem operasi baku yang mampu berjalan disemua jenis komputer, termasuk komputer mini. Kelebihan lain dari sistem operasi komputer yang satu ini yaitu dapat digunakan dengan baik untuk keperluan jaringan baik itu sebagai server maupun client.

2. Ms. Dos

Dos merupakan sebuah sistem operasi yang cukup tua yang juga merupakan nenek moyang dari sistem operasi Windows. Nama DOS sendiri merupakan kepanjangan dari Disk Operating System dan untuk menjalankannya agak sulit memang, sobat komputer perlu menguasai perintah – perintah Command Prompt agar dapat menggunakan sistem operasi yang satu ini.

3. Windows

Merupakan sebuah sistem operasi hasil pengembangan dari sistem operasi DOS, karena kemudahan dari sistem operasi ini menjadikan Ms. Windows banyak digunakan oleh pengguna diseluruh dunia.

4. Linux

Linux merupakan sistem operasi turunan dari sistem operasi Unix, dan yang menarik dari sistem operasi ini adalah sifatnya yang open source. Siapapun dapat menggunakan dan mengembangkan sistem operasi ini tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Hal ini menjadikan sistem operasi Linux cukup populer dikalangan pengguna komputer diseluruh dunia.

5. Mac OS

Mac OS merupakan sebuah sistem operasi yang cukup eksklusif dan hanya dapat digunakan pada komputer Apple. Sistem operasi ini pertama kali diluncurkan sekitar tahun 1984 dan hingga saat ini Mac Os menjadi sistem operasi dambaan bagi pengguna komputer.
Sama seperti Linux, Mac OS juga merupakan pengembangan dari sistem operasi Unix, untuk itu sistem operasi ini terkenal dengan kehandalan dan kestabilannya.

6. Amiga OS

Sebenarnya sistem operasi ini sudah lama ada, akan tetapi kurang populer dikalangan pengguna komputer. Amiga OS merupakan sebuah sistem operasi yang khusus digunakan untuk komputer Amiga, dan dari sisi user interfacenya cukup mudah untuk digunakan.

7. Be OS

Be Os merupakan sebuah sistem operasi yang dibuat oleh perusahaan B Inc. Sistem operasi ini dibuat untuk digunakan pada perangkat yang dikeluarkan oleh B salah satunya adalah Be Box. Sistem operasi Be juga terkenal dengan kehandalannya, walaupun kurang populer dikalangan pengguna komputer.

8. Sun Solaris OS

Satu lagi sistem operasi komputer yang cukup banyak dikenal oleh pengguna komputer, Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkenal di dunia yaitu Sun MicroSystem. Sistem operasi ini dikembangkan dari sistem operasi Unix yang terkenal dengan kehandalannya. Sama seperti Linux, Sun Solaris juga merupakan sistem operasi Open Source.

9. Chrome Os

Tidak kalah saing dengan para rival – rivalnya, Google juga membuat sistem operasi andalan mereka yang diberi nama Chrome Os. kelebihan dari sistem operasi ini adalah semua fitur didalamnya sudah berbasis Cloud dan terintegrasi dengan layanan – layanan dari Google. Chrome OS merupakan pengembangan dari sistem operasi Linux yang cukup populer dikalangan pengguna komputer.




Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Sistem Operasi Komputer
  • pengertian sistem operasi dan contohnya
  • macam macam sistem operasi komputer
  • pengertian sistem operasi menurut para ahli
  • fungsi sistem operasi
  • jenis sistem operasi
  • materi sistem operasi
  • tujuan sistem operasi
  • sejarah sistem operasi

Post a Comment for "Pengertian Sistem Operasi Komputer Beserta Fungsi, Macam, Jenisnya dan Contohnya"