Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Batuan Konglomerat Adalah : Ciri-ciri, Komposisi, Proses Pembentukan, Manfaat atau Kegunaan Batuan Konglomerat


Pengertian  Batuan Konglomerat

Konglomerat merupakan suatu bentukan fragmen dari proses sedimentasi, batuan yang berbutir kasar, terdiri atas fragmen dengan bentuk membundar dengan ukuran lebih besar dari 2mm yang berada ditengah-tengah semen yang tersusun oleh batupasir dan diperkuat & dipadatkan lagi kerikil. Dalam pembentukannya membutuhkan energi yang cukup besar untuk menggerakan fragmen yang cukup besar biasanya terjadi pada sistem sungai dan pantai.

Konglomerat adalah batuan sedimen yang tersusun dari bahan-bahan dengan ukuran berbeda dan bentuk membulat yang direkat menjadi batuan padat. Bentuk fragmen yang membulat akibat adanya aktivitas air, umumnya terdiri atas mineral atau batuan yang mempunyai ketahanan dan diangkut jauh dari sumbernya. Di antara fragmen- fragmen konglomerat diisi oleh sedimen-sedimen halus sebagai perekat yang umumnya terdiri atas Oksida Besi, Silika, dan Kalsit. Fragmen-fragmen konglomerat dapat terdiri atas satu jenis mineral atau batuan atau beraneka macam campuran. Seperti halnya breksi, sifatnya yang heterogen menjadikan berwarna-warni. Konglomerat umumnya diendapkan pada air dangkal.

 

Baca Juga: Pengertian Bioma Taiga Adalah - Proses Pembentukan , Ciri – Ciri, Jenis Flora dan Fauna, Beserta Manfaat Bioma Taiga

 

Ciri-ciri :

  • Berwarna kelabu keputihan
  • Tersusun atas beberapa sens (kerikil-kerikil bulat), tidak ada goresan, tidak mengkilap, kekerasan 5,5-6 patahan tidak sempurna,p ermukaan tidak rata, berat.

 

Komposisi Batuan Konglomerat

Konglomerat dapat memiliki berbagai komposisi. Sebagai batuan sedimen klastik dapat berisi fragmen dari bahan batuan atau produk pelapukan yang tercuci dan terbawa pada suatu lingkungan pengendapan. Fragmen konglomerat tersebut dapat berupa partikel mineral seperti kuarsa atau juga dapat berupa batuan sedimen, batuan metamorf, dan batuan beku. Matriks yang mengikat fragmen besar dapat berupa campuran pasir, lumpur dan semen kimia.

 

 

Proses Pembentukan Batu Konglomerat

Batu konglomerat adalah salah satu dari jenis batuan sedimen. Oleh karena itu, proses pembentukan batu konglomerat, memanfaatkan tenaga yang membuat terjadinya proses sedimentasi. Hanya saja, batu konglomerat, memiliki ukuran yang besar, disebabkan partikel yang menyusunnya juga berukuran besar. Sehingga tenaga untuk proses ini, membutuhkan tenaga yang kuat.

Tenaga yang bisa membentuk batuan konglomerat adalah air yang deras atau ombak yang besar. Oleh karena itu, batu konglomerat mudah ditemukan di sepanjang sungai yang memiliki air yang deras, dan di sepanjang pantai yang memiliki ombak yang kuat. Bentuk dari batu konglomerat ini, tergantung dari kekuatan air yang membawa materi sedimen.

Semakin kuat dan deras airnya, maka batu konglomerat akan berbentuk semakin bulat. Sedangkan jika airnya tidak begitu kuat, batu konglomerat akan berbetuk tidak bulat, dan memiliki sisi runcing di beberapa bagiannya. Pada proses pembuatan batu konglomerat, diawali oleh proses sedimentasi yang di lakukan oleh air atau ombak. Tenaga sedimen ini membawa pasir dan kerikil lalu menumpuknya, dan mengendapkannya. Lalu pasir dan tanah liat yang ada di sekitar endapan tersebut, masuk dan mengisi ruangan yang ada di sekiar endapan yang akan mengeras itu. Terakhir, sedimen kimawi mengikat batuan tersebut, sehingga menciptakan batu utuh, yaitu batu konglomerat.

 

Manfaat atau Kegunaan Batuan Konglomerat

Konglomerat tidak banyak digunakan secara komersial. Bentuk dan kekuatan fisiknya yang sangat minimal sehingga tidak dapat diandalkan untuk menjadikannya sebagai batuan yang bernilai ekonomis tinggi. Ini sudah tentu bekaitan dengan kekuatan ikatan antar fragmen, matriks, dan semen yang ada dalam konglomerat tersebut.

Konglomerat hanya dapat dihancurkan untuk membuat agregat halus yang dapat digunakan sebagai pendukung infrastruktur (bangunan) sederhana. Walaupun banyak juga batuan konglomerat yang berwarna-warni dan menarik, tetapi sangat jarang digunakan orang sebagai batu hias ataupun untuk interior.

Konglomerat juga dapat digunakan sebagai alat prospeksi, sebagai contoh: butiran intan (dengan "host-rock" Kimberlit) biasanya berada dalam tubuh konglomerat. Jika konglomerat mengandung fragmen dari kimberlit maka sumber kimberlit seharusnya berada di sekitar konglomerat tersebut, entah dekat ataupun jauh, tinggal dilakukan prospeksi selanjutnya.

 

Tekstur Batuan Sedimen

Tekstur batuan sediment adalah segala kenampakan yang menyangkut butir sedimen sepertiukuran butir, bentuk butir dan orientasi. Tekstur batuan sedimen mempunyai arti penting karena mencerminkan proses yang telah dialamin batuan tersebut terutama proses transportasi dan pengendapannya, tekstur juga dapat digunakan untuk menginterpetasi lingkungan pengendapan batuan sediment. Secara umum batuan sedimen dibedakan menjadi dua, yaitu tekstur klastik dan non klastik.

Tekstur Klastik

Unsur dari tekstur klastik fragmen, massa dasar (matrik) dan semen.

  • Fragmen : Batuan yang ukurannya lebih besar daripada pasir.
  • Matrik : Butiran yang berukuran lebih kecil daripada fragmen dan diendapkan bersama-sama dengan fragmen.
  • Semen : Material halus yang menjadi pengikat, semen diendapkan setelah fragmen dan matrik. Semen umumnya berupa silica, kalsit, sulfat atau oksida besi. 
Tekstur Nonklastik

Tekstur yan terjadi merupakan hasil pengendapan melalui reaksi kimia. Tekstur kristalin berkembang akibat agregat kristal – kristal yang saling mengunci. Kristal – kristalnya dapat kecil menengah atau besar –besar bahkan campuran berbagai ukuran sebagai halnya batuan beku porfiritik. Kristal – kristalnya memperlihatkan bentuk – bentuk tertentu misalnya berdimensi sama, berserat atau scaly. Dan tidak mudah untuk membedakan mana yang terbentuk oleh reaksi kimia organik dan mana yang di endapkan melalui reaksi akibat organisme.

 

 Baca Juga: Pengertian Banjir Bandang Adalah : Karakteristik , Tanda - Tanda, Penyebab Terjadinya dan Dampak Terjadinya Banjir Bandang

 

Demikian Penjelasan Tentang  Pengertian  Batuan Konglomerat Adalah : Ciri-ciri, Komposisi, Proses Pembentukan, Manfaat atau Kegunaan Batuan Konglomerat . Jangan Lupa selalu kunjungi Ilmuips.my.id untuk mendapatkan Artikel Lainnya. Terimakasih

 

 Penelusuran yang terkait dengan Batuan Konglomerat

  • batuan breksi
  • batuan konglomerat termasuk jenis batuan
  • batuan sedimen
  • kegunaan batu konglomerat
  • lokasi batuan konglomerat
  • gambar batuan konglomerat
  • warna batu konglomerat
  • batuan pasir

Post a Comment for "Pengertian Batuan Konglomerat Adalah : Ciri-ciri, Komposisi, Proses Pembentukan, Manfaat atau Kegunaan Batuan Konglomerat"