Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian PHP Meliputi Sejarah, Fungsi, Kegunaan, Istilah, Kelebihan PHP Dan Kekurangan PHP

Pengertian PHP dan Fungsinya - Belajar PHP

Pengertian PHP

Hypertext Preprocessor atau di singkat PHP adalah suatu bahasa pemerograman yang digunakan untuk membuat web dinamis, walau bisa juga digunakan untuk membuat program lain. Tentunya bahasa pemerograman PHP berbeda dengan HTML, pada PHP Script/kode yang di buat tidak dapat di tampilkan pada halaman/muka website begitu saja, tapi harus diproses terlebih dahulu oleh web server lalu di tampilkan dalam bentuk halaman website di web browser, Script PHP juga dapat di sisipkan pada HTML dan script PHP selalu diawali dengan <?php dan di akhiri dengan ?>. Manajamen database yang biasanya digunakan untuk pemerograman PHP misalnya seperti MySQL, tapi ada juga yang menggunakan Oracle, Microsoft Access, dan lain-lain. PHP disebut juga sebagai bahasa pemerograman script server side, karena PHP di proses pada komputer server.
Tepatnya tahun 1995, Rasmus Lerdorf mengembangkan bahasa pemerograman PHP, dan saat ini dikelola oleh The PHP Group. Selain digunakan untuk pemerograman web dinamis PHP juga dapat di gunakan untuk membangun sebuah CMS.


Pengertian PHP Menurut Ahli & Pakar


Menurut Arief  (2011c:43) PHP adalah  Bahasa server-side –scripting yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis. Karena PHP merupakan server-side-scripting maka sintaks dan perintah-perintah PHP akan diesksekusi diserver kemudian hasilnya akan dikirimkan ke browser dengan format HTML.
Dengan demikian kode program yang ditulis dalam PHP tidak akan terlihat oleh user sehingga keamanan halaman web lebih terjamin. PHP dirancang untuk membuat halaman web yang dinamis, yaitu halaman web yang dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini, seperti menampilkan isi basis data ke halaman web.
Sedangkan menurut Nugroho (2006 b:61)PHP atau  singkatan dari Personal Home Page merupakan bahasa skrip yang tertanam dalam HTML untuk dieksekusi bersifat server side”. PHP termasuk dalam open source product, sehingga source code PHP dapat diubah dan didistribusikan secara bebas. Versi terbaru PHP dapat diunduh secara gratis melalui situs resmi PHP : http://www.php.net.

Sejarah PHP

Menurut sejarahnya, PHP pertama kali muncul tahun 1994 diciptakan oleh Dr Leonardo Bernart. Awalnya PHP memiliki singkatan “Personal Home Page Tools”, selanjutnya PHP diganti nama menjadi FI (Form Interpreter). Sejak kemunculan PHP versi 3.0, nama PHP kembali lagi digunakan dengan singkatan menjadi “Hypertext Preprocessor” hingga sekarang ini.
Pada survey yang dilakukan bulan Desember tahun 1999, sudah ada lebih dari sejuta website yang menggunakan PHP termasuk diantaranya website NASA, RedHat dan Mitsubishi. Untuk sekarang ini website yang menggunakan PHP sudah tak terhitung lagi jumlahnya.

Fungsi PHP di Dalam Pemrograman Web

Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman yang kebanyakan digunakan untuk mengembangkan website. Anda dapat membuka artikel kami mengenai bahasa pemrograman untuk membuat website.
Jadi sebenarnya untuk membuat sistem berbasis web tidak harus menggunakan PHP. Namun karena fiturnya yang menarik dan dirasa memudahkan, maka kebanyakan pengembangan menggunakan bahasa pemrograman ini.
Sebelum ada PHP, pengembang kebanyakan menggunakan bahasa pemrograman HTML. Bahasa pemrograman ini sudah dapat membuat tampilan website, akan tetapi tampilan yang dihasilkan masih biasa saja. Biasa saja karena website masih bersifat statis atau tetap, tidak bisa menyesuaikan tampilan dengan kondisi pengguna.
Semenjak adanya PHP maka pembuatan website dapat dikembangkan dan diatur agar menjadi website yang dinamis. Dimana website dapat menyesuaikan tampilan sesuai dengan perangkat yang digunakan oleh pengguna. Tidak hanya itu, website juga dapat melakukan input output dengan database.
PHP sendiri biasanya disisipkan ke dalam kode HTML dan dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain, seperti CSS.


Jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan for sebanyak 1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan PHP</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <?php
      for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
         {
            echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
         }
      ?>
   </ol
</body>
</html>


Istilah yang Sering Muncul Saat Belajar PHP

Pertama, Anda perlu memahami terlebih dahulu istilah-istilah yang sering muncul dalam pembahasan PHP. Karena penggunaannya yang umumnya mengintegrasikan sistem lain, ada beberapa istilah terkait bahasa lain yang digunakan bersamaan dengan BAHASA pemrograman ini.
Beberapa diantaranya termasuk HTML, MySQL, JavaScript. Mari kita lihat bagaimana ketiga istilah ini berhubungan dengan bahasa PHP di bawah ini.
  • HTML
    Dalam hal pengembangan web, istilah HTML tentu sudah tidak asing lagi. HTML merupakan bahasa markup standar yang umum dipakai untuk menampilkan informasi di dunia internet. HTML sendiri adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. Awalnya bahasa ini digunakan untuk memudahkan ilmuwan dalam mengakses dokumen, namun saat ini HTML semakin berkembang dan banyak dipakai sebagai pondasi pengembangan website.
  • MySQL
    Istilah yang satu ini merujuk pada salah satu sistem manajemen basis data Structured Query Language atau singkatnya SQL. MySQL diketahui sebagai salah satu database pertama berbasis Open Source. Selain MySQL, ada beberapa sistem manajemen database lain yang sering digunakan dalam pengembangan sistem berbasis web.
  • JavaScript
    Selanjutnya, Anda juga tidak boleh lupa dengan JavaScript. Sama halnya dengan PHP, JavaScript merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk mendesari sistem berbasis web. Bahasa ini sudah ada dan dipakai secara umum dalam waktu lebih dari 20 tahun. Sama halnya dengan HTML, JavaScript juga sering digunakan berbarengan dengan PHP dalam pembangunan sebuah web.



Baca Juga: Pengertian Kalimat Meliputi Ciri-Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh Lengkap

Kelebihan PHP Dan Kekurangan PHP

Berikut beberapa kelebihan bahasa pemerograman PHP, misalnya:
  • Banyaknya web server yang mendukung bahasa pemerograman PHP sehingga konfgurasinya semakin mudah. Beberapa web server misalnya Apache, IIS, Xitami, Nginx, dan Lain-Lain
  • Pengembangan bahasa pemerograman PHP tergolong lebih mudah, karena banyak developer yang membantu mengembangkannya maupun menggunakannya.
  • Relatif mudah untuk dipahami, karena sekarang ini banyak sekali tersebar materi-materi/referensi untuk mempelajari PHP.
  • Bahasa pemerograman PHP juga dapat di sisipkan kedalam HTML.
  • Cocok digunakan untuk pemerograman web dinamis, walau bisa juga untuk membuat program komputer lainnya.
  • PHP merupakan bahasa pemerograman bersifat Open Source, sehingga dapat di gunakan di banyak sistem operasi komputer dan tentunya gratis. ]
Berikut beberapa kekurangan bahasa pemerograman php, misalnya:
  • Keamanan yang kurang baik, jika programer tidak memperhatikan keamanan dari  program yang dibuatnya.
  • Saat ini untuk encoding kode PHP tergolong sangat mahal, karena membutuhkan tool tertentu.
  • Kurang cocok untuk pengembangan program komputer bersekala besar.
mungkin itulah rangkuman mengenai pengertian PHP (Hypertext Preprocessor). Semoga penjelasannya dapat di pahami, serta semoga bisa bermanfaat juga bagi para pembaca sekalian jika ada kesalahan mohon di maafkan, sekian dan terimakasih.

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian PHP

  • pengertian php dan contohnya
  • pengertian php menurut para ahli
  • pengertian php 7
  • contoh php
  • fungsi <?php
  • kegunaan php
  • kumpulan kode php dan fungsinya
  • pengertian mysql
  • jenis jenis syntax php
  • pengertian html
  • tujuan php
  • kelebihan dan kekurangan php

Post a Comment for "Pengertian PHP Meliputi Sejarah, Fungsi, Kegunaan, Istilah, Kelebihan PHP Dan Kekurangan PHP"