Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Suhu Meliputi Jenis, Faktor, Perubahan dan Alat Ukur Pembahasan Secara Lengkap

Pengertian Suhu Dan Termometer Serta Jenis-Jenisnya

Pengertian Suhu

Yang dimaksud dengan suhu adalah suatu besaran yang menunjukan derajat panas dari suatu benda. Benda yang memiliki panas akan menunjukan suhu yang tinggi daripada benda dingin. Sering kita menyebutkan suatu benda panas atau dingin dengan cara menyentuh banda tersebut dengan alat indra kita, walau kita tidak dapat menyimpulkan berapa derajat panas dari benda tersebut, untuk mengetahui seberapa besar suhu benda tersebut maka digunakanlah termometer.

Suhu tersebut juga dapat disebut ialah sebagai temperatur yang diukur dengan alat dinamakan termometer. Terdapat empat (4) jenis termometer yang paling dikenal, yakni
  1. Celcius = celcius adalah skala suhu yang didesain supaya titik beku air berada pada 0 derajat serta titik didih pada 100 derajat di tekanan atmosferik standar.
  2. Fahrenheit = skala suhu termodinamika, dimana titik beku air ialah 32 derajat Fahrenheit (°F) dan juga titik didih nya 212 °F (pada tekanan standar atmosfer).
  3. Reaumur = skala temperatur yang dinamai oleh menurut René Antoine Ferchault de Réaumur, yang pertama mengusulkannya pada tahun 1731. Titik beku air ialah 0 derajat Réaumur, titik didih air yakni 80 derajat. Jadi, satu derajat Réaumur ini sama dengan 1,25 derajat Celsius atau kelvin.
  4. Kelvin = adalah skala suhu yangmana nol absolut tersebut didefinisikan sebagai 0 K. Satuan untuk skala Kelvin ini adalah kelvin (lambang K), serta merupakan salah satu dari tujuh unit dasar yakni SI.
Perbandingan diantara satu macam termometer dengan yang lainnya itu mengikuti:
  1. C:R:(F-32) = 5:4:9
  2. K = C + 273.(derajat)
Sebab dari Kelvin ke derajat Celcius, Kelvin tersebut memulai dari 273 derajat, tidak dari-273 derajat. dan juga derajat Celcius dimulai dari 0 derajat. Suhu Kelvin itu sama perbandingannya terhadap derajat Celcius yakni 5:5, maka untuk mengubah suhu itu ke suhu yang lainnya, lebih baik memakai atau juga mengubahnya ke derajat Cecius , sebab apabila kita memakai Kelvin akan lebih rumit untuk dapat mengubahnya ke suhu yang lainnya.


Rumus Suhu


  Celcius ke Fahrenheit   =  (9/5 x C) + 32
  
  Celcius ke Reamur       =  4/5 x C
  
  Fahrenheit ke Celsius   =  5/9 x (F - 32)
  
  Fahrenheit ke Reamur    =  4/9 x (F - 32)
  
  Reamur ke Fahrenheit    =  (9/4 x R) + 32
  
  Reamur ke Celsius       =  5/4 x R

RUMUS UMUM SUHU:
T = t + 273 derajat

T= suhu dalam Kelvin
t = suhu dalam Celcius


Pengertian Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu atau alat yang digunakan untuk menyatakan derajat panas atau dingin suatu benda. Termometer memanfaatkan sifat termometrik dari suatu zat, yaitu perubahan dari sifat-sifat zat disebabkan perubahan suhu dari zat tersebut. Adapun jenis zat cair yang digunakan pada termometer diantaranya sepeti:

1. Termometer raksa
Termometer yang biasanya digunakan saaat ini adalah termometer air raksa. Fungi dari air raksa sebagai penunjuk suhu suatu benda yang diukur, berikut ini beberapa keunggulan dari air raksa diantaranya seperti:
  • Sangat peka terhadap perubahan dari suhu.
  • Dapat dipakai untuk mengukur suhu yang tinggi maupun yang rendah.
  • Mengkilap seperti perak sehingga mudah sekali untukdilihat.
  • Tidak akan membasahi dinding kaca.
  • Mengembang dan memuai secara teratur.
Raksa juga mempunyai kelemahan:
  • Harganya mahal dan susah diperoleh
  • Raksa tidak bisa mengukur suhu yang sangat rendah.
  • Raksa termasuk kedalam zat beracun sehingga berbahaya apabila tabungnya bocor atau pecah.
2. Termometer Alkohol
Selain cairan raksa, alkohol juga bisa digunakan untuk mengisi pipa termometer. Tapi penggunaan alkohol pada termometer tidak sebanyak penggunaan air raksa. Alkohol dapat digunakan sebagai pengisi pipa termometer sebab alkohol mempunyai beberapa keunggulan diantaranya seperti:
  • Mempunyai titik beku yang rendah
  • Harga yang relatif murah.
  • Dan mudah memuai.
Alkohol juga mempunyai beberapa kelemahan:
  • Alkohol dapat membasahi dinding kaca dari termometer.
  • Alkohol tidak bisa digunakan untuk mengukur suhu yang tinggi.
  • Dan alkohol tidak berwarna, sehingga perlu diberi warna supaya mudah untuk terlihat.

Alat Ukur Suhu

Untuk mengukur suhu, alat yang digunakan dalam mengukur suhu yaitu termometer. Berikut dibawah ini beberapa jenis termometer sesuai bahan yang digunakan pada termometer tersebut.

1. Termometer dengan bahan zat cair

Termometer berbahan zat cair ini sering sekali digunakan dalam mengukur suhu, berikut jenis termometer dengan bahan zat cair:
  1. Termometer Laboratrium
    Alat yang satu ini digunakan dalam mengukur suhu air dingin atau suhu air yang berlangsung dipanaskan. Termometer laboraturium memakai air raksa atau alkohol untuk petunjuk suhu.
  2. Termometer Ruang
    Termometer ruang terpasang pada dinding rumah atau kantor. Terometer ruang dapat mengukur suhu dalam keadaan suatu saat. Skala pada termometer ini yaitu dari -50 °C sampai 50 °C.
  3. Termometer klinis
    Termometer klinis atau sering disebut juga termometer demam. Banyak para dokter yang menggunakan jenis termometer ini dalam mengukur suhu badan pasien. Pada keadaan sehat, suhu badan manusia 37 °C. Tetapi jika badan demam suhu akan naik melewati angka tersebut, atau dapat mencapai angka 40 °C. Skala termometer klinis ini hanya 35 °C sampai 43 °C. Karena disesuaikan pada suhu badan manusia, suhu badan manusia tidak mungkin di bawah 35 °C dan tidak melebihi 43 °C.
  4. Termometer Six-Bellani
    Termometer Six-Bellani atau sering disebut juga termometer maksimum-minimum. Termometer jenis ini bisa mencatat suhu tertinggi dan suhu terendah pada jangka waktu tertentu. Termometer ini memiliki 2 cairan, yakni alkohol dan raksa pada satu termometer.

2. Termometer dengan bahan zat padat

  1. Termometer Bimetal
    Termometer Bimetal memakai logam dalam mengukur suhu dengan prinsip logam yang akan memuai jika dipanaskan dan menyusut jika sedang didinginkan.
  2. Termometer Hambatan
    Terometer hambatan adalah termometer yang tepat dipakai untuk industri dalam mengukur suhu lebih dari 100°C. Termometer jenis ini diproduksi berdasarkan pada perubahan hambatan logam.
  3. Termometer Termokopel
    Termometer temokopel adalah jenis sensor suhu yang dipakai dalam mengukur atau mendeteksi suhu melewati dua jenis logam konduktor yang berbeda dengan digabungkan pada ujungnya sehingga dapat menimbukan efek “Termo – electric”. Termokopel yaitu salah satu jenis sensor suhu yang sangat populer dan sering dipakai untuk rangkaian dan macam – macam elektronika yang berhubungan pada suhu.

3. Termometer dengan bahan gas

Termometer gas merupakan jenis termometer yang prosesnya pada pemuaian gas apabila terjadi perubahan pada suhu. gas Hidrogen dan gas Helium adalah gas yang sering dipakai pada bahan termometer ini.

4. Termometer Optis

  1. Pirometer
    Intensitas radiasi yang dipancarkan pada benda yang sangat panas dalam termometer pirometer berfungsi sebagai menunjukkan perubahan suhu. Sifat pada termometrik ini dimanfaatkan dalam mengukur suhu yang ada pada pirometer.
  2. Termometer Inframerah.
    Termometer Inframerah fungsinya dalam mengetahui suhu benda dengan menyinarkan inframerah kepada benda tersebut.



Faktor Mempengaruhi Suhu

Faktor-faktor yang mempengaruhi suhu di permukaan bumi  adalah : lama penyinaran matahari, sudut datang sinar matahari, relief permukaan bumi, banyak sedikitnya awan, dan perbedaan letak lintang ( Murtianto, 2008).
Suhu permukaan laut dipengaruhi oleh panas matahari, arus permukaan, keadaan awan, upwelling, divergensi dan konvergensi terutama pada daerah muara dan sepanjang garis pantai. Faktor-faktor meteorologi  juga berperan yaitu curah hujan, penguapan, kelembaban udara, suhu udara, kecepatan angin dan intensitas radiasi matahari. Variasi suhu musiman pada permukaan untuk daerah tropis sangat kecil, dimana variasi rata-rata musiman kurang dari 2oC yang terjadi di daerah khatulistiwa (Hela dan Laevastu, 1981).Suhu yang paling tinggi berada di permukaan, sedangkan  makin dalam perairan laut maka suhu akan semakin menurun. Penurunan suhu terjadi pada zona pynocline yakni antara 200 meter sampai 1000 meter. Semakin dalam akan terjadi perubahan suhu yang nyaris konstan. Zona dengan perubahan suhu yang besar disebut zona thermocline. Perubahan densitas pada setiap kedalaman disebut sebagai pynocline ( Wibisono, 2011).


Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian Suhu Beserta Contoh Alat Ukurnya Menurut Para Ahli semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.


Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Suhu
  • pengertian suhu menurut para ahli
  • pengertian suhu dan kalor
  • pengertian suhu ruangan
  • pengertian suhu menurut buku
  • pengertian suhu tubuh
  • pengertian suhu udara
  • suhu dan temperatur
  • materi suhu

Post a Comment for "Pengertian Suhu Meliputi Jenis, Faktor, Perubahan dan Alat Ukur Pembahasan Secara Lengkap"