Pengertian Karakter Meliputi Jenis-Jenis, Nilai - Nilai, Pembentukan Karakter dan Contohnya Secara Lengkap

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Ahli

Pengertian Karakter 

Karakter adalah watak, sifat, akhlak ataupun kepribadian yang membedakan seorang individu dengan individu lainnya. Atau karakter dapat di katakan juga sebagai keadaan yang sebenarnya dari dalam diri seorang individu, yang membedakan antara dirinya dengan individu lain.
Dan yang dimaksud dengan pendidikan karakter adalah suatu sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter kepada seorang individu, yang meliputi: ilmu pengetahuan, kesadaran, kemauan dan tindakan untuk dapat melaksanakan nilai-nilai tersebut baik terhadap Tuhan YME, dirinya sendiri, orang lain, lingkungannya maupun bangsa dan negaranya.


Pengertian Karakter Menurut Para Ahli

  • Menurut Maxwell - Pengertian karakter sebenarnya jauh lebih baik dibandingkan dengan sekedar perkataan. Lebih dari hal tersebut, karakter merupakan pilihan yang dapat menentukan sebuah tingkat kesuksesan dari seseorang.
  • Menurut Wyne - Pengertian karakter menandai bagaimana teknis maupun cara yang digunakan dalam memfokuskan penerapan dari nilai-nilai kebaikan ke dalam sebuah tingkah laku maupun tindakan.
  • Menurut Kamisa - Pengertian karakter merupakan sifat kejiwaan, akhlak serta budi pekerti yang dimiliki seseorang yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan orang lainnya. Berkarakater juga dapat diartikan sebagai memiliki sebuah watak serta kepribadian.
  • Menurut Doni Kusuma - Pengertian karakter adalah sebuah gaya, sifat, ciri, maupun karakteristik yang dimiliki seseorang yang berasal dari pembentukan atupun tempaan yang didapatkannya melalui lingkungan yang ada di sekitar.
  • Menurut Gulo W - Pengertian karakter merupakan kepribadian yang dapat dilihat dari titik moral maupun tolak etis, misalnya saja kejujuran seseorang. Biasanya karakter memiliki hubungan pada sifat-sifat yang umumnya tetap.
  • Menurut W.B Saunders - Pengertian karakter adalah sifat yang nyata serta berbeda yang mana ditunjukkan oleh seseorang. Jarakter tersebut dapat dilihat dari beragam macam atribut di dalam tingkah laku seseorang.
  • Menurut Alwisol - Pengertian karakter adalah penggambaran dari tingkah laku yang dilakukan dengan memperlihatkan serta menonjolkan nilai, baik itu benar atau salah secara implisit maupun eksplisit. Karakter tentu berbeda dengan sebuah kepribadian yang memang di dalamnya tidak menyangkut nilai sama sekali.
  • Menurut Soemarno Soedarsono - Pengertian karakter merupakan sebuah nilai yang sudah terpatri di dalam diri seseorang melalui pengalaman, pendidikan, pengorbanan, percobaan, serta pengaruh lingkungan yang kemudian dipadupadankan dengan nilai nilai yang ada di dalam diri seseorang dan menjadi nilai intrinsik yang ter (baca juga: Gangguan Kepribadian Ambang)
  • Menurut Ryan & Bohlin - Pengertian karakter merupakan sebuah pola perilaku seseorang. Orang dengan karakter yang baik tentu saja akan paham mengenai kebaikan, menyenangi kebaikan, serta mengerjakan sesuatu yang baik pula. Orang dengan perilaku yang memang sesuai kaidah moral disebut sebagai orang yang berkarakter mulia. 
  • Menurut Imam Al-Ghajali - Pengertian karakter merupakan sifat yang mana tertanam di dalam sifat dan jiwa seseorang tersbeut. Sehingga akan secara spontan dan mudah sikap, tindakan, dan perbuatan tersebut akan terpencarkan. (baca juga: Teori Kepercayaan Diri)
  • Menurut Drs. Hanna Djumhana Bastaman M.Psi - Pengertian karakter merupakan bentuk dari aktualisasi diri serta internalisasi nilai serta moral yang berasal dari luar menjadi satu ke dalam bagian kepribadiannya.
  • Menurut Prof. Dr. H.M Quraish Shihab - Pengertian karakter merupakan himpunan pengalaman mengenai pendidikan dan sejarah yang kemudian mendorong kemampuan yang ada di dalam diri seseorang untuk bisa menjadi alat ukur ataupun sisi manusia untuk mewujudkannya. Baik itu dalam bentuk pemikiran, perilaku, sikap, serta karakter dan budi pekerti.
  • Menurut Kemedikbud - Pengertian karakter merupakan bentuk cara berpikir serta berperilaku seseorang yang nantinya akan menjadi ciri khasnya.
  • Menurut KBBI  -  Pengertian karakter dapat diistilahkan sebagai sifat-sifat kejiwaan, budi pekerti, akhlak yang dimiliki seseorang yang nantinya akan membedakan seseorang tersebut dengan orang lainnya.
  • Menurut Pusat Bahasa Depdiknas (2008) - Pengertian karakter merupakan bawaan  dari hati, jiwa, budi pekerti, kepribadian, sifat, tabiat, personalitas, temperamen, dan watak. Berkarakter dapat pula diartikan sebagai kepribadian, bersifat, berperilaku, berwatak, dan bertabiat. (baca juga: Macam-macam Halusinasi)

Jenis-Jenis Karakter Manusia

Setiap orang pastinya memiliki karakter atau kepribadian yang berbeda-beda.Secara umum Jenis Karakter manusia dapat di bagi menjadi 4 (empat) kategori, yaitu :

1. Sanguinis

Seseorang yang memilik jenis karakter ini pada umumnya suka bergaul dengan orang lain (ekstrovet).Selain itu seorang yang berkarakter sanguinis biasanya adalah seorang yang memiliki kepribadian yang menarik, suka berbicara, memiliki rasa humor, dll.Mereka juga adalah seorang yang ekspresif, antusias, periang dan memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi.Namun seseorang yang memiliki jenis karakter sanguinis memiliki kekurangan diantaranya suka mementingkan diri sendiri, tidak suka mendapatkan kritik dan pelupa.

2. Jenis Karakter Melankolis

Seseorang yang memiliki jenis karakter melankolis biasanya adalah seseorang yang tidak suka bergaul dengan orang lain (introvert), pemikir, dan memiliki sifat pesimis.Pada umumnya juga mereka adalah seseorang yang suka berpikir secara mendalam, serius, tekun, suka berkorban dan cenderung idealis.Walaupun mereka tergolong introvert namun mereka memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi dan suka membantu permasalahan orang lain.

3. Jenis Karakter Koleris

Koleris biasanya jenis karakter yang sangat cocok untuk dijadikan seorang pemimpin.Mereka sangat suka mengatur, berpetualang, senang dengan tantangan, tegas dalam mengambil keputusan serta tidak mudah untuk menyerah.Di balik segala kelebihannya, seorang yang berkarakter koleris biasanya sering menciptakan kontroversi karena mereka senang memerintah, terlalu kaku dan sering membuat keputusan yang tergesa-gesa.

4. Jenis Karakter Plegmatis

Seseorang yang memiliki karakter plegmatis mungkin dapat disebut orang yang cuek atau santai.Karakter plegmatis ini lebih dapat berdamai dengan kehidupan bahkan disaat mereka menghadapai permasalahan yang sulit sekalipun.Plegmatis ini bisa dikatakan sebagai kebalikan dari karakter melankolis karena karakter plegmatis lebih tidak bisa memendam dendam dan rasa kecewa terlalu lama.Sikap bersahabat dan cinta damai yang dimiliki oleh seorang plegmatis malah membuat dia sering di manfaatkan orang lain.Bahkan seorang plegmatis tidak memiliki tujuan yang pasti karena mereka hidup seperti air yang mengalir.


Unsur-Unsur Karakter


Secara psikologis dan sosiologis pada manusia terdapat hal-hal yang berkaitan dengan terbentuknya karakter. Unsur-unsur ini menunjukan bagaimana karakter seseorang. Unsur-unsur tersebut antara lain:
  • Sikap

Sikap seseorang merupakan bagian dari karakter, bahkan dianggap cerminan karakter seseorang tersebut. Dalam hal ini sikap seseorang terhadap sesuatu yang ada dihadapannya, biasanya menunjukan bagaimana karakter orang tersebut. Jadi semakin baik sikap seseorang maka akan dikatakan orang dengan karakter baik. Dan sebaliknya semakin tidak baik sikap seseorang maka akan dikatakan orang dengan karakter yang tidak baik.
  • Emosi

Emosi merupakan gejala dinamis dalam situasi yang dirasakan manusia, yang disertai dengan efeknya pada kesadaran, perilaku dan juga merupakan proses fisiologis. Tanpa emosi, kehidupan manusia akan terasa hambar karena manusia selalu hidup dengan berfikir dan merasa dan emosi identik dengan perasaan yang kuat.
  • Kepercayaan

Kepercayaan merupakan komponen kognitif manusia dari faktor sosiologis-psikologis. Kepercayaan bahwa sesuatu itu benar atau salah atas dasar bukti, sugesti otoritas, pengalaman dan intuisi sangatlah penting dalam membangun watak dan karakter manusia. Jadi kepercayaan memperkukuh eksistensi diri dan memperkukuh hubungan dengan orang lain.
  • Kebiasaan Dan Kemauan

Kebiasaan merupakan aspek perilaku manusia yang menetap, berlangsung secara otomatis pada waktu yang lama, tidak direncanakan dan diulangi berkali-kali. Sedangkan kemauan merupakan kondisi yang sangat mencerminkan karakter seseorang karena kemauan berkaitan erat dengan tindakan yang mencerminkan perilaku orang tersebut.


Nilai-Nilai Karakter

Individu yang berkarakter baik merupakan orang yang selalu berusaha untuk melakukan berbagai hal yang terbaik terhadap Tuhan YME, dirinya sendiri, lingkungannya, orang lain, bangsa dan negaranya. Karakter yang baik berarti individu yang mengetahui tentang potensinya sendiri dan memiliki nilai-nilai sebagai berikut ini:

Nilai Hubungannya Dengan Tuhan

Dalam hal ini yakni nilai religius, merupakan tindakan seorang individu yang selalu diupayakan berdasarkan dari nilai-nilai ketuhanan atau ajaran agamanya.

Nilai Hubungannya Dengan Sesama

Adapun nilai hubungannya dengan sesama diantaranya yaitu:
  • Menghargai hak dan kewajiban orang lain
    Merupakan sikap yang selalu menghormati dan melaksanakan apa yang sudah menjadi hak orang lain dan dirinya sendiri.
  • Selalu patuh terhadap peraturan sosial
    Merupakan sikap taat terhadap peraturan yang ada hubungannya dengan kepentingan umum atau masyarakat.
  • Sopan dan santun
    Merupakan sikap menghormati, ramah dan berprilaku baik terhadap orang lain.
  • Menghargai karya dan prestasi orang lain
    Merupakan sikap yang mengakui dan menghormati apa yang sudah dicapai oleh orang lain.
  • Demokratis
    Merupakan sikap dan perilaku seseorang yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi.

Nilai Hubungannya Dengan Diri Sendiri

Adapun nilai hubungannya dengan diri sendiri diantaranya yaitu:
  • Bersikap jujur
    Merupakan perilaku untuk menjadikan diri sendiri sebagai orang yang selalu dapat di percaya dalam perkataan, tindakan, orang lain maupun terhadap dirinya sendiri.
  • Selalu bertanggung jawab
    Merupakan sikap maupun perilaku untuk melaksanakan kewajiban maupun tugas seperti yang seharusnya dilakukan baik itu terhadap dirinya sendiri, lingkungan, negara dan lain-lain.
  • Selalu disiplin
    Merupakan sikap dan perilaku patuh terhadap peraturan atau norma-norma yang berlaku dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
  • Selalu bekerja keras
    Merupakan sikap tidak mudah menyerah dan sungguh-sungguh baik itu dalam mencapai sesuatu, menyelesaikan permasalahan dan lain-lain.
  • Berpola hidup sehat
    Merupakan sikap untuk selalu berupaya menerapkan pola hidup yang baik, supaya dapat menciptakan kehidupan yang sehat dan juga selalu berupaya untuk menghindari pola hidup buruk.
  • Percaya diri
    Merupakan sikap yang dimiliki oleh seorang individu yang percaya atau yakin akan kemampuannya sendiri dalam mencapai sesuatu atau keinginannya.
  • Mandiri
    Merupakan sikap yang tidak selalu bergantung kepada orang lain dalam menyelesaikan permsalahan yang menimpa dirinya.
  • Rasa ingin tahu yang tinggi
    Merupakan sikap rasa ingin tahu yang tinggi atau selalu berupaya untuk mengetahui lebih luas dari apa yang sudah dipelajari.
  • Cinta terhadap ilmu pengetahuan
    Merupakan cara berfikir untuk menunjukan kepedulian yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan yakni dengan cara mempelajari dan menambah ilmu pengetahuan.
  • Selalu berpikir logis, kritis dan inovatif
    Merupakan cara berfikir dalam melakukan sesuatu sesuai dengan kenyatan dan logika untuk menghasilkan hasil yang baru serta termutakir dari apa yang sudah dimiliki.

Nilai Hubunganya Dengan Lingkungan

Adapun nilai hubungannya dengan lingkungan diantaranya yaitu:
  • Rasa peduli terhadap lingkungan
    Merupakan sikap yang selalu mencegah kerusakan terhadap lingkungan dan selalu berupaya untuk memperbaikinya jika terjadi kerusakan pada lingkungan serta selalu menjaga kelestarian alam.
  • Peduli Sosial
    Merupakan sikap yang selalu memberi bantuan atau menolong orang lain yang memang sedang membutuhkan bantuan.
  • Menghargai keberagaman atau perbedaan
    Merupakan sikap yang menghormati dan menghargai keragaman budaya, agama, adat dan lain-lain.
  • Nilai kebangsaan
    Merupakan sikap yang selalu mementingkan bangsa dan negaranya diatas kepentingan pribadi.


Proses Terbentuknya Karakter

Karakter yang dimiliki oleh seseorang pada dasarnya terbentuk melalui proses pembelajaran yang cukup panjang. Karakter manusia bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir. Lebih dari itu, karakter merupakan bentukan atau pun tempaan lingkungan dan juga orang – orang yang ada di sekitar lingkungan tersebut.
Karakter dibentuk melalui proses pembelajaran di beberapa tempat, seperti di rumah, sekolah, dan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Pihak – pihak yang berperan penting dalam pembentukan karakter seseorang yaitu keluarga, guru, dan teman sebaya.
Karakter seseorang biasanya akan sejalan dengan perilakunya. Bila seseorang selalu melakukan aktivitas yang baik seperti sopan dalam berbicara, suka menolong, atau pun menghargai sesama, maka kemungkinan besar karakter orang tersebut juga baik, akan tetapi jika perilaku seseorang buruk seperti suka mencela, suka berbohong, suka berkata yang tidak baik, maka kemungkinan besar karakter orang tersebut juga buruk.



Sekian penjelasan yang dapat kami berikan tentang pengertian karakter, mohon maaf jika terdapat beberapa kesalahan dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman – teman, khususnya dalam menambah wawasan.



Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Karakter
  • kesimpulan pengertian karakter
  • pengertian karakter pdf
  • pengertian pendidikan karakter
  • jenis-jenis karakter
  • contoh karakter yang baik
  • pengertian sifat dan karakter
  • pengertian pembentukan karakter
  • pengertian perubahan karakter

0 Response to "Pengertian Karakter Meliputi Jenis-Jenis, Nilai - Nilai, Pembentukan Karakter dan Contohnya Secara Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel