Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Tabungan Meliputi Jenis, Manfaat, Fungsinya Beserta Contohnya Secara Lengkap

Pengertian Tabungan : Jenis, Kekurangan, Kelebihan, dan Manfaatnya

Pengertian Tabungan

Tabungan adalah suatu simpanan yang berupa uang dari pihak ke tiga (perorangan) atau suatu badan usaha pada Bank, yang dimana penarikan uangnya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan media tertentu, tapi tidak dapat menggunakan biyet giro, cek ataupun alat-alat lainnya yang sama.
Tabungan dapat di definisikan juga sebagai sisa dari pendapatan yang telah digunakan untuk berbagai macam pengeluaran atau kebutuhan konsumsi. Tabungan dengan kata lain disebut juga dengan Saving, yaitu bagian daripada pendapatan yang tidak dikonsumsi dan disimpan untuk di gunakan di masa yang akan datang. Jika dalam lingkup ekonomi Makro saving diartikan sebagai suatu bagian dari pendapatan nasional per-tahunnya yang tidak dibelanjakan atau dikonsumsi.
Jika ingin memiliki tabungan di bank, tentunya terlebih dahulu kamu harus membuka rekening tabungan di bank dan melampirkan beberapa persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak bank, selanjutnya akan di proses oleh pegawai bank.


Syarat Membuat Rekening Tabungan

Jika Anda percaya ingin menyimpan tabungan di bank, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat rekeningan tabungan di bank tersebut.Adapun untuk membuka rekening tersebut diberlakukan syarat, yaitu dengan memberikan identitas diri Anda bisa berupa KTP, SIM, Paspor, Kartu Keluarga, dan data identitas lainnya.Selain kartu identitas, syarat lain yang harus dipersipakan adalah menyetorkan saldo awal kepada pihak bank dimana besarannya tergantung kebijakan masing-masing bank. Saldo tersebut biasanya menjadi saldo minimal yang mengendap di dalam rekening tabungan Anda.

Cara Menambah Saldo Tabungan Di Bank

Untuk menambah saldo yang ada pada tabungan, nasabah atau pemegang tabungan harus melakukan setoran pada tabungannya. Apa itu setoran tabungan? Setoran tabungan merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh nasabah bank dengan tujuan untuk menambah saldo yang ada pada tabungannya. Adapun setoran yang dapat dilakukan diantaranya yaitu:
  • Setoran Tunai

Merupakan setoran yang dilakukan oleh nasabh bank secara langsung dengan menyetorkan sejumlah uang tunai kepada pihak bank.
  • Setoran Non-Tunai

Setoran non-tunai akan dicatat jika dana atau uang tersebut telah benar-benar diterima oleh pihak bank. Setoran ini merupakan setoran yang dilakukan oleh nasabah bank ataupun pihak tertentu dengan menyerahkan sejumlah uang tunai dengan cara sebagai berikut ini:
  1. Pemindah bukuan, merupakan aktivitas yang dilakukan oleh pihak bank atas permintaan nasabh untuk memindahkan dana atau uang dari satu rekening ke rekening yang lain, tapi pemindah bukuan ini harus dilakukan pada bank yang sama.
  2. Transfer yang masuk, merupakan kiriman uang yang sumbernya berasal dari nasabah bank yang sama ataupun yang berbeda, dengan maksud untuk menambah saldo rekening nasabah dari bank yang menerima dana atau uang tersebut.
  3. Setoran kliring merupakan suatu setoran non-tunai yang dapat dilakukan oleh nasabah misalnya dengan menyerahkan warkat bank “seperti cek” lain untuk keuntungan rekening tabungan deposito ataupun giro.

 

Cara Penarikan Tabungan Di Bank

Nasabah dapat melakukan penarikan tabungan dengan beberapa cara yang diantaranya sebagai berikut ini:
  • Penarikan Tunai

Merupakan penarikan tabungan yang dilakukan oleh nasabah secara langsung ke pihak bank yakni dengan cara membawa buku tabungannya, kartu ATM, kartu identitas dan bisanya harus mengisi slip penarikan. Atau bisa juga dengan melakukan penarikan uang lewat mesin ATM, tentunya dengan menggunakan kartu ATM bank tersebut.
  • Penarikan Non-Tunai

Merupakan penarikan tabungan yang dapat dilakukan dengan menggunakan sarana lain yang disediakan oleh bank selain kartu ATM dan tabungan. Salah satu contoh penarikan non-tunai ialah transfer uang keluar atau mengirim uang. Seperti tranfer keluar yang merupakan penarikan uang yang sumbernya berasal dari rekening nasabah yang melakukan penarikan dan dikirimkan ke rekening nasabah lain.


Jenis-Jenis Tabungan yang Dimiliki oleh Pihak Bank

Untuk menarik perhatian para calon nasabah bank, pihak bank memiliki berbagai macam produk jenis tabungan yang diunggulkannya.Tentunya, pilihan produk tersebut bisa Anda manfaatkan sesuai kebutuhan Anda. Adapun jenis-jenis tabungan yang dimaksud adalah sebagai berikut;

1. Tabungan Konvensional

Tabungan konvensional merupakan jenis tabungan yang biasa dimiliki hampir setiap nasabah bank tersebut. Biasanya, sebelum Anda ingin memiliki tabungan lain di bank tersebut harus memiliki terlebih dahulu tabungan konvensional.Dengan membuka jenis tabungan tersebut, Anda sudah otomatis untuk diberikan fasilitas buku tabungan, kartu atm, serta layanan e-banking.Tabungan ini memiliki suku bunga yang rendah yang berkisar antara nol persen sampai dengan dua persen saja. Sehingga aman jika Anda ingin menabung dengan menggunakan jenis tabungan tersebut.

2. Tabungan Berjangka

Tabungan berjangka ini sangat pas Anda pilih ketika akan menyimpan uang untuk tujuan tertentu, seperti tabungan untuk menikah Pendidikan, untuk liburan, atau tabungan untuk membeli sesuatu.Sesuai namanya, tabungan ini memiliki rentan jangka waktu tertentu untuk bisa Anda ambil yaitu, tabungan 6 bulan, satu tahun, dua tahun, 5 tahun, 10 tahun, tergantung kepada kebijakan pihak banknya.Bunga yang dhasilkan pun lebih tinggi daripada tabungan konvensional, sehingga nilai uang pun bisa terjaga. Suku bunga yang diterapkan pun antara 3 hingga 7 persen.Namun, perlu diketahui jika Anda menabung tabungan berjangka uang yang ditabung tidak bisa diambil sebelum waktu yang telah disepakati. Jika melanggarnya bisa diberikan penalti.

3. Tabungan Anak

Memang tidak setiap bank memiliki jenis produk tabungan ini. Namun, jika ada bank di dekat Anda yang memiliki produk ini alangkah lebih baik untuk mengambilnya.Hal ini untuk melatih anak-anak agar bisa hidup hemat sejak dini dan terbiasa menabung dikemudian hari, Pada umumnya, fasilitas yang diberikan pihak bank adalah buku tabungan dengan setoran awal yang cukup ringan yaitu Rp 50,000 dan setoran selanjutnya disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan anak-anak.

4. Tabungan Mata Uang Asing

Sesuai dengan namanya, produk bank ini memang dikhususkan untuk menabung dalam bentuk mata uang asing, seperti dollar, poundsterling, dan lain sebagainya. Adapun nama dari tabungan ini adalah tabungan valuta asing atau yang disebut dengan valas.Untuk menyetorkan tabunagn tersebut pun tidak sulit, yaitu cukup dengan menyetorkan dana dalam mata uang rupiah kemudian pihak bank akan mengkonversinya ke dalam mata uang asing yang telah Anda pilih.

5. Tabungan Haji

Karena Indonesia ini mayoritas beragama islam, maka pihak bank pun membuat program tabungan haji guna membantu para penduduk Indonesia yang beragama Islam untuk bisa bernagkat haji.Tabungan haji ini sistemnya mirip dengan tabungan berjangka, dimana Anda bisa menyetorkan sejumlah dana ke pihak bank kemudian bisa dicairkan ketika keberangkatan haji telah dekat.Untuk bisa memiliki tabungan haji ini, Anda bisa mendaftarkan di ke bank yang memiliki produk tersebut. kemudian membawa kelengkapan dokumen seperti identitas diri dan juga riwayat kesehatan.

6. Deposito

Jenis tabungan berikutnya adalah deposito, yang mana memang mirip dengan tabungan berjangka namun lebih mirip dengan investasi.Dikatakan demikian karena memang bunga yang ditetapkan jauh lebih tinggi dari tabungan biasa, yaitu sekitar tiga sampai tujuh persen.Adapun cara menabung deposito ini adalah dengan menyetorkan sejumlah uang yang memiliki nominal besar dan hanya dilakukan untuk setoran awal saja.
Kemudian, uang akan disimpan untuk jangka waktu yang telah ditetapkan, yaitu 3 bulan, 6 bulan, satu tahun, dua tahun, ataupun lebih dari 3 tahun.Ketika sudah jatuh waktu tempo, Anda akan mendapatkan uang tersebut beserta bunga yang telah ditetapkan.


Metode dalam Perhitungan Bunga Tabungan :

1. Metode saldo terendah.
Perhitungan ini memiliki rumus jumlah saldo terendah pada bulan laporan dikalikan dengan suku bunga per tahun lalu dikalikan jumlah hari pada bulan laporan selanjutnya dibagi jumlah hari dalam setahun. Jadi seperti ini, Bunga Tabungan Bulan September = …% x 30/365 x Saldo Terendah Bulan September
2. Metode Perhitungan Bunga berdasarkan saldo rata-rata.
Dalam metode ini saldo rata-rata didapat dari jumlah saldo akhir tabungan dalam bulan laporan dibagi jumlah hari dalam bulan laporan. Bunga tabungan bulan September = jumlah saldo akhir bulan september / 30
3. Metode Perhitungan berdasarkan Saldo Harian.
Untuk metode ini bunga dalam sebulan dihitung dengan menjumlahkan bunga tiap harinya (akumulasi bunga harian).


Keuntungan Tabungan

Pada dasarnya, setiap produk tabungan memiliki berbagai fasilitas yang sangat menguntungkan para nasabah. Berikut ini di antaranya:
  • Berkembang. Bank akan memberikan bunga yang dihitung berdasarkan saldo tabungan nasabah.
  • Aman. Bank akan menyimpan uangmu di tempat yang aman. Jadi tidak akan mudah dicuri apalagi tercecer. 
  • Terjamin. Tabungan bank dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan yang ada.
  • Praktis. Tabungan memiliki beragam fasilitas pendukung yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi yakni kartu debit, sms banking, mobile banking dan internet banking.
  • Lengkap. Juga dilengkapi fasilitas layanan perbankan elektronik 24 jam, seperti ATM, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking, Phone Banking dan Call Center.
  • Likuid. Tabungan juga bersifat likuid yaitu nasabah dapat mengambil uangnya kapanpun.
  • Layanan 24 jam. Bank juga menyediakan layanan nasabah yang aktif selama 24 jam. Nasabah dapat menghubungi melalui call center, email dan sosial media.

 

Kekurangan Tabungan

Terlepas dari sederet kelebihan di atas, tabungan kurang cocok digunakan untuk mengembangkan dana alias mendapatkan keuntungan. Suku bunga kebanyakan produk tabungan yang hanya berkisar di angka 1 hingga 2 persen saja tentu tidak mampu mengalahkan persentase inflasi setiap tahun. Belum lagi, terdapat sejumlah biaya administrasi yang mesti ditanggung juga.
Sedikit tips untuk menyiasati suku bunga bank yang kecil sementara biaya administrasi cukup besar, sebaiknya pisahkan rekening tabungan untuk biaya sehari-hari dan rekening untuk menyimpan dana. Dengan cara tersebut, Anda bisa memilih produk tabungan yang cocok sesuai dengan tujuan finansial Anda.
Misal, untuk rekening tabungan yang dananya akan sering ditarik, Anda dapat memilih tabungan dengan biaya administrasi kecil meskipun bunganya juga kecil atau nyaris tidak ada. 
Sementara itu, untuk rekening tabungan yang digunakan untuk menyimpan dana, Anda dapat memilih produk tabungan yang menawarkan suku bunga yang cukup tinggi. Selain itu, Anda pun bisa membuka rekening tabungan berjangka atau deposito yang mana dana tidak bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu.


Faktor yang dapat mempengaruhi tabungan

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tabungan diantaranya sebagai berikut ini:
  • Pendapatan yang diterima, jadi semakin banyak pendapatan yang diterima maka akan semakin banyak juga pendapatan yang akan disisihkan oleh nasabah dan nantinya akan ditabungkan.
  • Hasrat untuk menabung, hal ini merupakan keinginan pada masing-masing individu dalam menyisihkan pendapatannya untuk ditabung.
  • Tingkat suku bunga pada bank, jika semakin tinggi tingkat suku bunga dari simpanan uang di bank maka akan semakin banyak individu-individu untuk menabung.
Mungkin hanya itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang definisi atau pengertian tabungan, dan jika ada kesalahan atau kekurangan pada artikel ini mohon dimaafkan, sekian terimakasih….

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Tabungan
  • pengertian tabungan menurut para ahli
  • pengertian tabungan dan fungsinya
  • pengertian tabungan sekolah
  • pengertian tabungan bisnis
  • pengertian tabungan dan investasi
  • makalah tabungan
  • pengertian tabungan wajib
  • jenis simpanan tabungan

Post a Comment for "Pengertian Tabungan Meliputi Jenis, Manfaat, Fungsinya Beserta Contohnya Secara Lengkap"